Ilmu Pakan dan Nutrisi Hewan
Pengertian beberapa istilah dalam Pakan Ternak
1. Pakan
2. Bahan Pakan
3. Zat-zat Gizi
4. Sumber Energi
5. Efisiensi pakan
6. Feed Convertion Ratio (FCR) atau Konversi Pakan
7. Ekskreta
1. Pakan Pakan adalah semua yang bisa dimakan oleh ternak dan tidak mengganggu kesehatannya. Pada umumnya pengertian pakan (feed) digunakan untuk hewan yang meliputi kuantitatif, kualitatif, kontinuitas serta keseimbangan zat pakan yang terkandung di dalamnya Pakan adalah segala sesuatu yang dapat diberikan sebagai sumber energi dan zatzat gizi
2. Bahan Pakan
Bahan pakan adalah (bahan makanan ternak) adalah segala sesuatu yang dapat diberikan kepada ternak baik yang berupa bahan organik maupun anorganik yang sebagian atau semuanya dapat dicerna tanpa mengganggu kesehatan ternak..
Bahan pakan terdiri dari bahan organik dan anorganik. Bahan organik yang terkandung dalam bahan pakan adalah protein, lemak, karbohidrat yang terdiri dari serat kasar dan bahan ekstrak tanpa nitrogen(BETN) Bahan anorganik adalah mineral , termasuk mineral makro seperti calsium, phospor, magnesium, kalium, natrium. Dan Mineral mikro seperti Fe, Zn, Mn
Bahan pakan konvensional adalah bahan baku yang sering digunakan dalam pakan yang biasanya mempunyai kandungan nutrisi yang cukup (misalnya Protein) dan disukai ternak. Bahan pakan konvensional merupakan bahan makro , seperti jagung, bungkil kedelai, tepung ikan dan bahan lainnya.
BAHAN PAKAN KONVENSINAL
Adalah : Bahan baku yang berasal dari bahan yang belum banyak dimanfaatkan sebagai bahan dari hasil ikutan industri agro atau peternakan dan perikanan. kandungan nutrisinya masih memadai untuk diolah menjadi pakan. Bahan pakan ini biasanya berasal dari ikutan industri agro atau peternakan dan perikanan.
BAHAN PAKAN NON KONVENSINAL
3. Zat gizi atau disebut nutrien adalah setiap zat yang dicerna,diserap dan digunakan untuk proses kelangsungan faal tubuh. Beberapa zat gizi dapat dibuat oleh tubuh sendiri dan sebagian besar lainnya harus diperoleh dari makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Terdiri dari: 1) karbohidrat 2) protein 3) lemak 4) vitamin 5) mineral dan 6) air dan oksigen
4. Sumber Energi . Pengertian Gizi (nutrient) adalah ikatan kimia yang diperlukan tubuh untuk melakukan fungsinya, yaitu menghasilkan energi, membangun dan memelihara jaringan serta mengatur proses-proses kehidupan (Almatsier, 2005). Sumber Energi dapat berasal dari Nutrien (Lemak dan Karbohidrat,Protein) yang terkandung dalam bahan pakan
Efisiensi pakan : Besarnya bagian pakan yang dapat diubah menjadi produk (daging atau telur) yang dinyatakan dalam persen. Rumus Efisiensi pakan broiler = (Peningkatan berat badan (g/ekor/hari) / Konsumsi pakan (g/ekor/hari) ) x 100% Keterangan : efisiensi pakan semakin besar semakin baik, sedangkan konversi pakan semakin kecil semakin baik. EFISIENSI PAKAN/FEED EFFICIENCY
Konversi pakan atau Feed Convertion Ratio (FCR) adalah : Perbandingan antara jumlah pakan yang dikonsumsi dan kenaikan berat badan pada periode waktu dan satuan berat yang sama (untuk ayam broiler). | Rumus| Konversi pakan untuk ayam broiler = (Konsumsi pakan / Kenaikan bobot badan) KONVERSI PAKAN
Konversi pakan pada ayam petelur adalah perbandingan jumlah pakan yang dikonsumsi dengan produksi massa telur
Nilai produksi massa telur (kg/hari) diperoleh dengan mengalikan rataan bobot telur dengan total produksi telur
Ekskreta Pada Unggas adalah : Feses yang bercampur dengan urine
ILMU PAKAN- NUTRISI
BIOKIMIA
•GENETIKA •KESEHATAN HEWAN •MIKROBIOLOGI •REPRODUKSI & KES MA VET
FAAL-FISIOLOGI
PAKAN TERNAK Suatu ilmu yang berhubungan dengan kandungan nutrisi dalam pakan untuk kesehatan, produksi dan reproduksi
mempertahankan hidup diperlukan
udara, air dan makanan
Tujuan Ilmu Pakan
Pemberian pakan biaya murah Hasil optimal Tidak ganggu kesehatan, produksi & reproduksi Sesuai kebutuhan
RANSUM UNTUK HEWAN RANSUM
DIRANCANG MELENGKAPI ZAT PAKAN DIPERLUKAN
TERSUSUN DARI BEBERAPA BAHAN PAKAN
FRAKSINYA DAPAT DICERNA & DISERAP
BERGUNA & DIMANFAATKAN TERNAK UNTUK
PERTUMBUHAN PRODUKSI & REPRODUKSI KESEHATAN TERNAK
Ternak
Pakan
hidup pokok, pertumbuhan, produksi dan reproduksi. Membutuhkan Nilai gizi/zat nutrisi
Protein dan Lemak Karbohidrat dan Serat kasar Vitamin dan Mineral
Proses pencernaan
Pabrik mini sangat canggih
mengubah pakan …….. hasil produksi Unggul….. Pakan berkualitas
telur, daging, susu, wol dll.
Pengertian pokok Komposisi tumbuh2-an dan hewan Proses faali tubuh hewan Proses metabolisme Zat nutrisi yang dibutuhkan
Kesehatan dan penyakit
Terganggu Pakan gizi rendah bila Kondisi tubuh menurun Proses faali terganggu Kesehatan …….serangan penyakit.
KUALITAS DAN KUANTITAS GIZI PAKAN
Pemeriksaan
- Mikroskopis - Analisis Kimiawi - Kombinasi - Cara Biologis
Percobaan pemberian pakan
Percobaan pemberian pakan Sapi diberi rumput produksi Sapi diberi rumput + jagung produksi
Ayam betina diberi bijian produksi Bila diberi bijian+potongan ikan produksi
Penyusunan Formula Pakan.
Nilai gizi bahan pakan dipengaruhi
Kandungan air Asalnya …………. Daerah & Jenis Cara penyimpanan Ukuran ……………Utuh, tidaknya Pemalsuan ……….Subalan Proses ……………Mekanik & Kimiawi Lama …………….. Segar tidaknya Rusak - Tidak ………..kutu
Syarat suatu Ransum
Tersusun beberapa bahan pakan…… banyak lebih sempurna Baik Sesuai kebutuhan. ……… Tujuan Sempurna susunannya Nilai nutrisi seimbang Bentuknya sesuai. ......... Daya cerna Sifat pencernaan ternak Jenis ternak : Ruminansia, Non-ruminansia, Omnivora
Fase produksi, pertumbuhan, reproduksi Disukai ternak Nilai gizi Tidak beracun Daya kecernaan Toleransi - Sifat bahan pakan Pengadaan - Rutinitas Harga semurah mungkin Persaingan dengan manusia
KUALITAS BAHAN PAKAN Peningkatan Kulitas Bahan Pakan Bahan Pakan yang kualitas rendah (Kurang Bermanfaat )
Perlakuan Pengolahan Rekayasa
Bahan Pakan Berkualitas Tinggi (Bermanfaat sesuai dengan Tujuan)
TUJUAN DAN MANFAAT PENINGKTAN KUALITAS BAHAN PAKAN
EFISIENSI PAKAN PENAMPILAN KHAS NILAI GIZI PALATABILITAS BERDAYA GUNA (-) ANTI NUTRISI – RACUN DAYA CERNA HASIL OPTIMAL
FAKTOR EKONOMIS SESUAI HARAPAN
BERBAGAI CARA PERLAKUAN 1. FISIK TEKANAN, PANAS, DSB HAY
2. KIMIA ZAT KIMIA TERTENTU BUNGKIL, HIDROLISIS BASA, AMMONIASI
3. BIOLOGIS FERMENTASI TERTENTU SILASE
4. BENTUK & UKURAN PELET, CRUMBLE, MASH,PEMOT. RUMPUT
5. PENAMBAHAN TERTENTU PALATABILITAS…AROMA… GIZI
Klasifikasi Bahan pakan
I. Klasifikasi Bahan pakan dibagi
1. BERDASARKAN NILAI GIZI
2. BERDASARKAN KANDUNGAN BAHAN KERING
KlasifikasiBhn.Pakan (berdasarkanNilaiGizi) Klas I : Hijauan kering & Jerami
Hijauan Pakan dikeringkandisebut Hay
Jeramiadalah sisa tanaman yg sudah dipanen
-Serat Kasar tinggi→≥ 18 % BK -Energi rendah
Hay adalah hijauan dari rumput / leguminosa yang disimpan dalam bentuk kering dan berkadar air 20-30%.
Tujuan Pembuatan hay untuk menyimpan Hasil panen yang berlebihan dalam mengatasi kesulitan mendapatkan pakan hijauan pada musim kemarau.
Metode pembuatan hay dapat dikeringkan dengan sinar matahari
Macam-macam Hay (hijauan kering) :
-Hay rumput lapangan Hay rumput budidaya -Hay daun jagung Hay daun pucuk tebu -Hay hijauan lain yg potensial -Hay leguminosa (-daun lamtoro,-daun glirisidia)
Daun lamtoro
Daun Gliricidae
Jerami adalah produk pertanian berupa , batang kering tanaman biji2an , sereal , gandum setelah dipanen .
Jerami di hasilkan setengah dari tanaman sereal seperti barley , gandum , beras. Jagung
Kegunaan , sebagai bahan bakar , tempat tidur ternak dan pakan ternak ,
Macam-macam jerami : -Jeramipadi,jagung,sorgum Sisa panen: (kedelai,kac. Tanah, kac.Hijau ktlrambat,dll)
Hijauan yg dipanen/belum, dan diberikan ternak dlm keadaan segar Kandungan air tinggi→> 65 % Macam-macam hijauan segar :
-Rumput -Daun jagung, pucuk tebu,singkong & ktl. Rambat -DaunLeguminosa(Kacang2an): lamtoro, turi, gamal -Tanamam air : azola dan enceng gondok
Klas2 : Hijauan Segar
Klas 3 : S i l a s e
Silase adalah pengawetan hijauan segar dalam kondisi anaerob dengan pH 4-4,2 Hijauansegardipotong-potong & mengalami fermentasi (hijauan protein >, mis. Daun lamtoro→sulit dijadikan silase Contoh : -Silase rumput -Silase daun jagung(tebon)
Klas 4 : Sumber Energi Bahan pakan : protein ksr < 18 % Serat Kasar < 18 %
Contoh : - biji jagung - sagu & ampas sagu - dedak jagung - golongan minyak & lemak - dedak padi - ampas kac. hijau - dedak gandum (pollard) - ampas kecap - karak - gaplek & onggok - ubi jalar
Bahan Pakan Sumber Protein (Kelas 5) Kandungan Protein ≥ 18%
Dari hewan:-→ (mahal) tepung ikan, Kepiting tepung limbah katak tepung kepala udang tepung daging & hewan tepung bulu
Dari Tanaman(Jarang) bungkil biji kapok bungkil kedelai bungkil matahari bungkil kelapa Bungkil klp. Sawit
Klas 6 :Sumber Mineral
Bhn pakan dgn kand. mineral makro & mikro
Contoh :-tepung tulang,-tepung kerang, -kapur, -garam dapur -zeolit, -batu-batuan tertentu, -dicalcium phosphat,-premix
Bhn pakan dgn kand. Vit. nya > (1 jenis vit. atau lebih) Contoh : -minyak ikan→vit. : A, D, E -premix→mix (campuran) : -campuran berbagai vitamin
Klas 7 : Sumber Vitamin
Klas 8 : Imbuhan Pakan (Feed Additive)
Bhn. yg ditambahkan pada pakan dlm jumlah <, dgn tujuan tertentu Contoh : -antibiotika -hormon -obat-obatan
SKEMA Beberapa Perbedaan Karakter Komposisi dari Kelompok2 Pakan Ternak (Sumber : Cullison, A.E dan Lowrey R.S. (1987)
Pakan Ternak (Berdasarkan Kandungan Bahan Kering)
Pakan Ternak dgn. Bhn kering > 80 %
Pakan Ternak dgn. Bhn kering < 80 %
Pakan Ternak . Bhn kering > 80 %
Sumber mineral Kadar Abu > 80 %
Roughages Sr.k. > 18 % Dy.c< 60%
Hay Sr.k. : 18 – 34 % Dy.c 40 – 60 % Roughages (kualitas rendah) Sr.k. > 28 % Dy.c< 52% (bbrp < 40%) Pt.k < 6 %)
Legume pt.k. > 10,5 % Ca > 0,9 % Non Legume pt.k. 6-10,5 % Ca < 0,9%
Konsentrat B.K. Sr.k. < 18 % Dy.c> 60%
Pakan Sumber Energi Pt.k. < 18 %
Pakan Sumber Protein Pt.k. > 18 %
Asal dari Hewan Pt.k > 47 % Ca > 1,0 % P > 1,5 % Sr.k. < 2,5 % Asal dari Tnamn Pr.k < 47 % Ca < 1,0 % P < 1,5 % Sr.k. > 2,5 %
Pakan Ternak . Bhn kering < 80 %
Butir2an (berkelembaban Bhn. Ker. : 70 – 80 % pr.k > 7 %, Sr.k. rendah Molasses/Tetes Bhn. Ker. : 60 – 80 % pr.k < 7 % Sr.k. 10 % Hay ( ½ kering) Bhn. Ker. : 45 – 60 % Silase Bhn. Ker. : 25 – 45 % Carotene → cukupHijauan Segar Bhn. Ker. : 15 – 30 % Carotene → tinggi Limbah basah Bhn. Ker. : 10 – 25 % Carotene → sedikit Sr.k > 3 % Tan. Akar2an (umbi2an) Bhn. Ker. : 9 – 30 % Sr.k < 3 % Susu segar/skim Bhn. Ker. : 9 – 13 % Sr.k. = 0 %
Comments
Post a Comment